PKL Simpang Lima Harus Pindah ke Relokasi Baru

cabak-tlogowugu.desa.id – KOTA – Mulai 22 April ini, lokasi Alun Alun Pati sudah harus disterilkan dari pedagang karena merupakan zona merah dan sudah diberikan lokasi relokasi/ pemindahan. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Perdagangan Pati Sutrisno setelah rapat rangka persiapan tehnis pengundian penempatan lokasi bagi PKL, bersama Satpol PP, Dishub dan sejumlah Paguyuban Pedagang Kaki Lima Simpang Lima.

“Karena sudah ada penetapan tanggal (22 April, Red), sudah tidak di perkenankan berjualan bagi PKL di Alun – alun dan pedagang yang berjualan di zona merah pindah di TPK Perhutani,” ungkapnya.

Ketua Paguyuban Pedagang Simpang Lima Pati Thukul mengatakan bahwa salah satu yang mengganjal adalah area permainan.

“Disini kan dulunya direncanakan untuk pusat kuliner di TPK Perhutani, tapi tidak memikirkan bahwa di Alun – alun Pati kan multi jualan, ada yang mainan balon, kendalanya tempat permainan, kalau di selipkan di sela – sela tenda nanti mengganggu tenda lain, makanya ini harus di bahas,” ungkapnya.

Menanggapi hal Kabid Perdagangan Kab. Pati Sutrisno menyerahkan kepada PKL untuk pembagian lokasinya.

“Yang jelas kami membagi tempat dan nanti juga ada musholanya,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui lokasi relokasi PKL Simpang lima adalah di lokasi PKH Perhutani Pati yang lokasinya sudah dicor, disediakan tenda dan kini mulai diberi hiasan lampu dekoratif di bagian tepinya.

Lebih lanjut, ketika ditanya apakah mereka bersedia pindah, mereka menjawab akan proaktif dulu.

“Kita akan mencoba dulu untuk proaktif kepada Pemerintah Daerah, apabila hasil relokasi tidak membuahkan hasil ya kita adakan aksi,” tandasnya. HC=19

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan